Sunday, January 29, 2017

ISLAM DAN HIDUP BERMASYARAKAT

PENULIS: AIMAN BIN SHAMSUDIN
NO.SIRI: 126 (14021174)
Hidup bermasyarakat merupakan cara kita untuk meningkatkan hubungan dengan manusia lain, atau yang kita kenal dengan hablum minan-naas. Masyarakat merupakan sebuah komunitas yang memungkinkan kita untuk terus berinteraksi dengan orang lain. Semua sifat unik dari masing-masing orang dapat kita temukan dalam masyarakat.
Masyarakat terdiri dari berbagai macam sifat dan kondisi manusia. Ada orang yang kaya, namun tidak sedikit pula yang hidup dalam kekurangan, ada yang memiliki sifat yang baik, dan ada juga orang yang bersifat kurang terpuji. Semua itu dapat kita temukan dalam masyarakat.
Karena begitu beragamnya tipe manusia yang kita temui dalam masyarakat, maka sudah sepantasnya jika kita berusaha menjaga perasaan masing-masing. Selain itu, ada norma-norma tertentu yang perlu kita perhatikan dalam bergaul dengan masyarakat. Islam sendiri telah mengatur tata cara pergaulan yang islami, yang dapat kita (lebih tepatnya harus) terapkan dalam bermasyarakat. Norma-norma bermasyarakat yang diajarkan dalam islam diantaranya adalah:

1. Saling memberi nasihat
Sebagai manusia kita tidak akan luput dari berbuat salah. Sebab kita hanyalah manusia biasa, yang sering lupa dan khilaf. Dan alangkah indahnya jika ada orang yang mau menegur dan menunjukkan kesalahan yang kita perbuat. Karena itulah, sebagai sesame manusia, terlebih lagi sebagai sesame muslim, kita wajib untuk saling menasehati dan salling mengingatkan satu dengan lainnya. Karena nasihat merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap sesama.
Nasihat juga merupakan salah satu bukti kesempurnaan dan lengkapnya keshalehan seseorang dalam menjalankan perintah agamanya. Hal ini sesuai dengan sabda Rasululllah Muhammad saw:
Dari Tamim Ad-Daari ra. bahwa Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya agama (ad-din) itu an-nashihah." Kami bertanya, "Nasihat bagi siapakah, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Bagi Allah, bagi Kitab-Nya, bagi Rasul-Nya, dan bagi para imam/ulama muslimin dan bagi orang-orang awam di antara kalian." (Muslim no. 55)
Dari Jabir bin Abdullah ra, aku membai'at Rasulullah saw untuk (mau) mendengar dan menaati (Islam). Lalu beliau mengajariku, "(Lakukanlah) apa yang dapat kamu lakukan dan (hendaknya) kamu menasihati kepada setiap muslim." (Bukhari no. 7204)
Sebagai sesama muslim, dalam bermasyarakat kita wajib untuk saling menasihati dalam berbagai hal kehidupan. Setidaknya ada lima hal yang dapat dilakukan oleh sesama muslim dalam masyarakat:
Pertama, saling mengingatkan untuk menjaga keikhlasan hanya untuk Allah SWT semata.
Kedua, saling menasihati untuk membenarkan dan menyakini bahwa Al-Qur'an itu benar dan diamalkan sebagai pedoman hidup.
Ketiga, saling mengingatkan untuk mengakui kebenaran Muhammad sebagai Nabi dan Rasul-Nya, untuk taat pada setiap perintahnya, serta meneladani dan melanjutkan risalah dakwahnya.
Keempat, mengingatkan imam/ulama jika mereka menyimpang dan taat kepada mereka dalam kebenaran.



Kelima, menasihati orang awam dalam bentuk membimbing mereka untuk memperoleh kemaslahatan.
2. Jauhi perbuatan zalim
Dalam sebuah hadits qudsi, Abu Dzar ra meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: Allah SWT berfirman, "Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku mengharamkan perbuatan zalim atas diri-Ku dan Aku jadikan kezaliman itu haram diantaramu, maka janganlah kamu saling menzalimi." (Muslim no. 2577)
Dari Jabir bin Abdullah ra, ia mendengar Rasulullah saw bersabda, "Muslim (sejati) itu ialah yang dapat menyelamatkan muslim lain dari gangguan lidah dan tangannya." (Muslim no. 41)

3. Berakhlak mulia
Abdullah bin 'Amr bin Ash ra berkata Rasulullah saw itu bukanlah seorang yang buruk perkataanya dan tidak berusaha untuk melakukan hal seperti itu. Bahkan Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya termasuk orang-orang pilihan di antaramu adalah yang paling bagus akhlaknya." (Bukhari no. 3559 dan Muslim no. 2331)
Dari Abu Darda ra, Rasulullah saw bersabda, "Tidak ada sesuatu yang paling berat timbangannya bagi mukmin pada hari kiamat daripada akhlak yang bagus. Dan sesungguhnya Allah membenci orang yang buruk tutur katanya dan jorok (cabul)." (Abu Dawud no. 4799 dan Turmudzi no. 2003)
Dari Jabir bin Abdullah ra, bahwa Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kamu dan paling dekat kedudukannya denganku pada hari kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya. Dan sesungguhnya yang paling aku benci di antara kamu dan paling jauh tempatnya dariku pada hari kiamat adalah orang yang banyak bicara tanpa manfaat, yang banyak bicara dibuat-buat, dan memenuhi mulutnya dengan segala macam perkataan (tak berbobot)." (Turmudzi no. 2018)


4. Saling mambantu dalam kebaikan
Saling tolong menolong dan saling membantu sesame muslim dalam hal kebaikan adalah kewajiban kita. Jadi hendaknya kita selalu siap membantu saudara kita sesama muslim apabila dibutuhkan, terutama sekali jika tidak bertentangan dengan syariat islam. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah muhamma saw:
"Muslim itu saudara(nya) muslim. Ia tidak boleh menzaliminya dan tidak boleh menyerahkannya ke tangan musuh. Barangsiapa yang berkenan memenuhi hajat kebutuhan saudaranya, maka Allah pasti memenuhi hajatnya. Barangsiapa melepaskan suatu kesulitan muslim, maka Allah akan melepaskan darinya salah satu kesulitannya pada hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi (aib) muslim, maka Allah akan menutupi (aib)nya pada hari kiamat." (Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580)
"Barangsiapa yang melepaskan suatu kesusahan seroang mukmin di antara berbagai kesusahan dunia, maka Allah akan melepaskan darinya salah satu di antara berbagai kesulitan pada hari kiamat. Barangsiapa yang memudahkan orang yang mendapatkan kesulitan, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya di dunia dan akhirat. Dan barangsiapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah itu akan selalu membantu hamba jika ia mau membantu saudaranya. Dan barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan untuk menuju surga. Tidak ada suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah seraya membaca kitab Allah -Al-Qur'an-dan mereka mempelajari Al-Qur'an tersebut kecuali akan turun kepada mereka ketenangan dan mereka pun akan diliputi rahmat Allah serta mereka akan diliputi malaikan, bahkan Allah pun akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk lain di sisi-Nya. Serta, barangsiapa yang menangguhkan amal ibadahnya, maka tidak akan dipercepat keturunannya." (Muslim no. 2699)


5. Suka berkorban dan memberi
Dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan yang di atas itu ialah tangan yang memberi; sedangkan tangan yang di bawah ialah yang meminta-minta." (Bukhari no. 1429 dan Muslim no. 1033)
Abdullah bin Umar menyatakan bahwa Rasulullah saw bersabda dalam khutbahnya, "Jauhilah olehmu sifat kikir. Sebab, orang-orang sebelum kamu itu hancur karena kikir. (Pemimpin mereka) memerintahkan mereka untuk kikir, lalu mereka pun kikir; ia memerintahkan untuk memutuskan hubungan (persaudaraan) lalu mereka pun memutuskan hubungan (persaudaraan); dan ia memerintahkannya untuk berbuat durhaka, mereka pun melakukan perbuatan durhaka," (Abu Dawud no. 1698, Hakim no. 415, dan shahih al-jami' no. 2675)

6. Saling menolong
Allah SWT berfirman, "Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan; dan janganlah kamu saling menolong dalam perbuatan dosa dan permusuhan." (QS Al-Ma'idah: 2)
Anas bin Malik ra berkata bahwa Rasulullah saw bersabda, "Tolonglah saudaramu, baik ia sebagai penganiaya maupun sebagai yang teraniaya." Ada yang berkata, "Wahai Rasulullah, aku dapat menolongnya jika teraniaya. Lalu, bagaimana caranya menolong yang menganiaya?" Rasulullah saw. menjawab, "Engkau harus menghalanginya dari perbuatan zalimnya. Itulah cara meolongnya." (Bukhari no. 2443)

Dari Abu Darda ra bahwa Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa yang membela harga diri (martabat) saudaranya, maka Allah akan menolak dari wajahnya api neraka pada hari kiamat." (Turmudzi no. 1931 dan Ahmad no. 449)

No comments:

Post a Comment

Pemenang anugerah "Most Entertaining Blog" di Malaysia Social Media Week 2016 (MSMW)
yang telah diadakan di GlassHouse @ Seputeh, Kuala Lumpur.

Comments

Contact Us

Name

Email *

Message *